Perdagangan Aset Digital Game Online dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Peran Kyai Kampung

Authors

  • Lina Amelia UIN Maulana Malik Ibrohim
  • Ahmad Djalaluddin UIN Maulana Malik Ibrohim

DOI:

https://doi.org/10.69768/ji.v4i2.149

Keywords:

Digital assets, fiqh muamalah, online games, local ulama

Abstract

This study aims to explore the dynamics of digital asset trading among rural youth and to analyze the phenomenon through the lens of Islamic economic jurisprudence (fiqh muamalah), especially from the perspective of local religious leaders known as kyai kampung. This research employed a qualitative case study method, using in-depth interviews, participatory observation, and documentation to collect data from kyai, teenage traders, and community figures. The findings reveal that various digital game assets such as game accounts, character skins, diamonds, and virtual chips are actively traded through social media platforms like WhatsApp and Facebook, with payments processed via digital wallets. The absence of formal contracts and regulatory oversight exposes these transactions to elements of gharar (uncertainty), maysir (gambling), and tadlis (fraud). While local kyai generally lack specific knowledge of digital asset jurisprudence, they demonstrate awareness of the moral and social impacts, especially concerning addiction and misuse. The study concludes that such practices can be permissible under Islamic law if they meet clear and lawful contractual standards. Strengthening digital fiqh muamalah literacy and building partnerships between local religious leaders and Islamic economic educators are essential to ensure ethical compliance in digital economic practices.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Lina Amelia, UIN Maulana Malik Ibrohim

Mahasiswa Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrohim Malang

Ahmad Djalaluddin, UIN Maulana Malik Ibrohim

Dosen UIN Maulana Malik Ibrohim Malang

References

Alimuddin, A., & Alvia, R. (2021). Pengelolaan Keuangan Publik Dalam Pandang Maqasid Syariah Islam Pada Masa Harun Ar-Rasyid. Ambon, Indonesia. Amal: Jurnal Ekonomi Syariah, 3(1). doi.org/10.33477/eksy.v3i01.2388

Abubakar, A., & Basri, H. (2023). Konsep pemeliharaan harta dalam perspektif maqasyid syariah. Bogor, Indonesia. El‑Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 4(5), 1352–1359. https://doi.org/10.47467/elmal.v4i5.3161

Al Ghifari, A. D., & Juliati Nst, Y. S. (2023). Analisis hukum Islam terhadap jual beli online. Sumatra Utara. As‑Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal, 2(2), 141–152. https://doi.org/10.56672/syirkah.v2i2.86

Anjarahmi, M. D., & Alamin, T. (2023). Peran tokoh agama dalam meningkatkan spiritualitas masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Kediri, Indonesia. Journal of Islamic and Social Studies (JISS), 1(1), 15–24. https://doi.org/10.30762/jiss.v1i1.1337

Anwar, S., & Firdaus, A. (2023). Penerapan metode dakwah mujadalah di majelis taklim. Bandung, Indonesia LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(2), 119–128. https://doi.org/10.30999/lantera.v2i1.2692

Asmawati, S. S. (2021). Game online dan pengaruh interaksi sosial di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Riau, Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 82–96. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1170

Aulia, S. (2020). Pola perilaku konsumen digital dalam memanfaatkan aplikasi dompet digital. DKI Jakarta, Indonesia. Jurnal komunikasi, 12(2), 311. doi.org/10.24912/JK.V12I2.9829

Bashori, B. (2019). Kepemimpinan transformasional Kyai pada lembaga pendidikan Islam. Probolinggo, Indonesia. Al‑Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 73–84. doi.org/10.33650/al‑tanzim.v3i2.535

Basyariah, N. (2022). Larangan Jual Beli Gharar: Kajian Hadist Ekonomi Tematis Bisnis Di Era Digital. Yogyakarta, Indonesia. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 7(1), 40-58. doi.org/10.14421/mjsi.71.2902.

Burhanuddin, A., & Ghulam, Z. (2020). Strategi dakwah Kampung Qur’an dalam meningkatkan nilai‑nilai religius di Desa Kalidilem Randuagung Lumajang. Lumajang, Indonesia. Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 6(2), 198–212. doi.org/10.36835/dakwatuna.v6i2.631

Fantini, E., & Tamba, R. S. (2020). Mediamorfosis edukasi informal online melalui platform digital sebagai peluang bisnis baru. DKI Jakarta, Indonesia. Majalah Ilmiah Bijak, 17(1), 114–127. doi.org/10.31334/bijak.v17i1.831

Fauzi, M., & Harahap, Z. A. A. (2022). Higgs Domino Island ditinjau dari hukum pidana Islam. Sumatera Utara, Indonesia. Jurnal El‑Thawalib, 3(2), 288–302. https://doi.org/10.24952/el-thawalib.v3i2.5299

Fawaid, M., Ardiansyah, A., & Suhardiman, S. (2024). Hukum jual beli akun game online menurut pandangan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Mempawah. Pontianak, Indonesia. Al‑Aqad: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4(1), 516–521. https://doi.org/10.24260/al-aqad.v4i1.2721

Fitri, R., & Muliati, I. (2022). Dampak negatif game online terhadap pelaksanaan ibadah shalat remaja di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Lombok Timur, Indonesia. AS‑SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(5), 1167–1177. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v4i5.2220

Fitria, W., & Subakti, G. E. (2022). Era digital dalam perspektif Islam: Urgensi etika komunikasi umat beragama di Indonesia. Pontianak, IndonesiaJurnal Penelitian Keislaman, 18(2), 143-157. doi.org/10.20414/jpk.v18i2.5196

Gomulya, A. M. (2023). Efektivitas peran literasi digital dalam pembangunan ekonomi digital: Studi kasus pada korban kejahatan pinjaman online ilegal. Salatiga, Indonesia. KRITIS, 32(2), 117–136. https://doi.org/10.24246/kritis.v32i2p117-136

Istianah, A., Petrus, L., & Bria, M. E. (2023). Sosialisasi literasi digital melalui pemanfaatan media sosial bagi sekolah di Desa Amfoang, Kabupaten Kupang, NTT. Cimahi, Indonesia. Abdimas Siliwangi, 6(1), 149-161. doi.org/10.22460/as.v6i1.14977.

Kasiono, K., Amri, M., & Santalia, I. (2022). Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Kalimantan Barat, Indonesia. MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis, 2(3), 324-340. doi.org/10.58540/jipsi.v1i4.134

Khiyaroh, I., & Alfiyah, A. (2022). Praktik dakwah Islam di media digital dan pengaruhnya. Lamongan, Indonesia. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 6(1), 58–68. https://doi.org/10.58518/alamtara.v6i1.936

Nur, A. (2022). Implementasi prinsip syariah dalam pengawasan perbankan syariah oleh Otoritas Jasa Keuangan. Banten, Indonesia. Ijd-Demos, 4 (3). doi.org/10.37950/ijd.v4i3.329

Mais, F. R., Rompas, S. S., & Gannika, L. (2020). Kecanduan game online dengan insomnia pada remaja. Manado, Indonesia. Jurnal Keperawatan, 8(2), 18-27. doi.org/10.35790/jkp.v8i2.32318

Malik, M. I. (2023). Peran Kiai sebagai tokoh sentral dalam masyarakat Desa Tieng Kejajar Wonosobo. Yogyakarta, Indonesia. QuranicEdu: Journal of Islamic Education, 2(2), 211–225. https://doi.org/10.37252/quranicedu.v2i2.355

Manda, A. A., & Ilyas, M. (2022). Tinjauan hukum Islam terhadap game online Mobile Legends sebagai peningkat ekonomi masyarakat. Makasar, Indonesia. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syari’ah, 3(4), 221–233. doi.org/10.24252/iqtishaduna.vi.27324

Maulidiyawati, V. N., Prawoto, I., & Maulana, R. (2024). Jual beli diamond game online pada E‑Commerce ditinjau dari hukum ekonomi syariah. Indramayu, Indonesia. Journal of Islamic Studies, 2(3), 244–259. doi.org/10.61341/jis/v2i3.052

Parera, D., Linawati, L., Syafaah, A. R., & Asyari, P. L. Dinamika Hukum di Indonesia: Perkembangan & Tantangan. Yogyakarta: PT. Star Digital Publishing, 2025.

Permana, I. (2020). Penerapan kaidah-kaidah fiqih dalam transaksi ekonomi di lembaga keuangan syariah. Tahkim. Bandung, Indonesia. Jurnal Peradaban dan Hukum Islam, 3(1), 17–38. doi.org/10.29313/tahkim.v3i1.5617

Pratiwi, A., & Yusnaldi, E. (2022). Analisis pengaruh game online terhadap kegiatan sosial dan minat belajar peserta didik madrasah ibtidaiyah. Riau, Indonesia. Jurnal Basicedu: Journal of Elementary Education, 6(3), 4524–4530. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2867

Prihatini, M., & Muhid, A. (2021). Literasi digital terhadap perilaku penggunaan internet berkonten Islam di kalangan remaja muslim kota. Surabaya, IndonesiaJournal An‑Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 6(1), 23–40. https://doi.org/10.33367/psi.v6i1.1307

Qothrunnada, N. A., Iswanto, J., Hendratri, B. G., & Subekan, S. (2023). Transformasi digital lembaga keuangan syariah: Peluang dan implementasinya di era Industri 4.0. Indonesian. Kediri, Indonesia. Journal of Humanities and Social Sciences, 4(3), 741–756. doi.org/10.33367/ijhass.v4i3.4585

Rif’ah, D. (2022). Jual beli akun game online dalam perspektif maqashid Asy‑Syariah. Surakarta, Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 825–837. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4265

Safitri, S. S. (2020). Game online dan pengaruh interaksi sosial di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solo, Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 4(2), 364–376. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v4i2.533

Silahuddin, M. (2023). Penggunaan metodologi dalam penetapan fatwa murabahah dari sudut pandang ushul fiqh. Banten, Indonesia An Nawawi: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 3(1), 31–42. doi.org/10.55252/annawawi.v3i1.29

Supriatna, A. (2024). Perkembangan fikih dalam era digital: Kajian terhadap metode ijtihad dalam memahami masalah kontemporer. As‑Syar'i. Bogor, Indonesia. Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(1), 717–734. doi.org/10.47467/as.v6i1.5478

Umam, K. S., & Muhid, A. (2021). Sisi negatif game online perspektif Islam dan psikologi Islam. Banda Aceh. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 5(2), 153–167. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v5i2.7071

Wilantika, N., Nurmalasari, M., & Wibisono, S. B. (2019). Edukasi penggunaan internet sehat, aman dan produktif melalui kelompok majelis taklim. Medan, Indonesia. Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 19(2), 189–199. https://doi.org/10.30596/ekonomikawan.v19i2.3823

Downloads

Published

2025-10-02

How to Cite

Amelia, L., & Djalaluddin, A. (2025). Perdagangan Aset Digital Game Online dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Peran Kyai Kampung. IQTISHOD: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Ekonomi Syariah, 4(2), 306–320. https://doi.org/10.69768/ji.v4i2.149

Similar Articles

<< < 1 2 3 

You may also start an advanced similarity search for this article.